Langkah-langkah Penyusunan RPP

20 Des

BAB I

PENDAHULUAN

Sebagaimana ditegaskan dalam PP nomor 19 tahun 2005 pasal 20 bahwa perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan perencanaan pembelajaran. Rencana Pelaksanaan Pembelajarn (RPP) sekurang-kurangnya membuat tujuan pembelajaran, mateeri ajar, metode pengajaran, sumber belajar dan penilaian hasil belajar. RPP dijabarkan dari silabus, dan merupakan  skenario pembelajaran untuk mengarahkan kegiatan belajar siswa dalam upaya mencapai KD. Di dalam RPP tercermin kegiatan yang harus dilakukan guru dan siswa untuk mencapai kompetensi dasar.

 

Komponen RPP:

  1. Kolom Idenitas Mata Pelajaran
  2. Standar Kompetensi
  3. Kompetensi Dasar
  4. Indikator Pencapaian Kompetensi
  5. Tujuan Pembelajaran
  6. Materi Pembelajaran
  7. Metode Pembelajaran
  8. Kegiatan Pembelajaran
  9. Sumber Belajar
  10. Penilaian

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

2.1 Langkah-langkah Penyusunan RPP

Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran, Sumber Belajar dan Penilaian. Setiap komponen mempunyai arah pengembangan msing-masing, namun semua merupakan suatu kesatuan.

Penjelasan tiap-tiap komponen adalah sebagai berikut.

  1. 1. Mencantumkan Identitas

Terdiri dari: Nama Sekolah, Mata Pelajaran, Kelas, Semester, Standart Kompetensi, Kompetensi Dasar, Indikator dan Alokasi Waktu.

Hal yang perlu diperhatikan adalah :

a. RPP boleh disusun untuk satu Kompetensi Dasar

b. Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, dan Indikator dikutip dari silabus. (Standar Kompetensi-Kompetensi Dasar-Indikator adalah suatu alur pikir yang saling terkait tidak dapat dipisahkan).

c. Indikator merupakan :

  • ciri pelaku (bukti terukur) yang dapat memberikan gambaran bahwa peserta didik telah mencapai kompetensi dasar.
  • penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
  • dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik, satuan pendidikan, dan potensi daerah
  • rumusannya menggunakan kerja operasional yang terukur dan/atau dapat diobservasi.
  • digunakan sebagai dasar untuk menyusun alat penilaian

d. Alokasi waktu diperhitungkan untuk pencapaian satu kompetensi dasar, dinyatakan dalam jam pelajaran dan banyaknya pertemuan (contoh: 2 x 45 menit). Karena itu, waktu untuk mencapai suatu kompetensi dasar dapat diperhitungkan dalam satu atau beberapa kali pertemuan bergantung pada kompetensi dasarnya.

2. Merumuskan Tujuan Pembelajaran

Output (hasil langsung) dari suatu paket kegiatan pembelajaran.

3. Menentukan Materi Pembelajaran

Untuk memudahkan penetapan materi pembelajaran, dapat diacu dari indikator.

4. Menentukan Metode Pembelajaran

Metode dapat diartikan benar-benar sebagai metode, tetapi dapat juga diartikan sebagai model atau pendekatan pembelajaran, bergantung pada karakteristik pendekatan dan/atau strategi yang dipilih. Karena itu pada bagian ini cantumkan pendekatan pembelajaran peserta didik:

a. Pendekatan pembelajaran yang digunakan, misalnya : pendekatan proses, kontekstual langsung, pemecahan masalah, dan sebagainya.

b. Metode-metode yang digunakan, misalnya: ceramah, inkuiri, observasi, tanya-jawab, e-learning dan sebagainya.

5. Menetapkan Kegiatan Pembelajaran

a. Untuk mencapai suatu kompetensi daar harus dicantumkan langkah-langkah kegiatan setiap pertemuan.

Pada dasarnya, langkah-langkah kegiatan memuat unsur kegiatan pendahuluan/pembuka, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.

Langkah-langkah menimal yang harus dipenuhi pada setiap unsur kegiatan pembelajaran adalah sebagai berikut :

1. Kegiatan Pendahuluan

  • Orientasi: memusatkan perhatian peserta didik pada materi yang akan dibelajarkan, dengan cara menunjukan benda yang menarik, memberikan ilustrasi, membaca di surat kabar, menampilkan slide animasi dan sebagainya.
  • Apersepsi: memberikan persepsi awal kepada peserta didik tentang materi yang akan diajarkan.
  • Motivasi: Guru memberikan gambaran manfaat mempelajari materi tertentu
  • Pemberian Acuan: biasanya berkaitan dengan kajian ilmu yang akan dipelajari. Acuan dapat berupa penjelasan materi pokok dan uraian materi pelajaran secara garis besar.
  • Pembagian kelompok belajar dan penjelasan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar (sesuai dengan rencana langkah-langkah pembelajaran)

2. Kegiatan Inti

Berisi langkah-langkah sistematis yang dilalui peserta didik untuk dapat mengkonstruksi ilmu sesuai dengan skema (frame work) masing-masing. Langkah-langkah tersebut disusun sedemikian rupa agar peserta didik dapat menunjukkan perubahan perilaku sebagaimana dituangkan pada tujuan pembelajaran dan indikator. Untuk memudahkan, biasanya kegiatan inti dilengkapi dengan Lembaran Kerja Siswa (LKS), baik yang berjenis cetak atau noncetak. Khusus untuk pembelajaran berbasis ICT yang online dengan koneksi internet, langkah-langkah kerja peserta didik harus dirumuskan detil mengenai waktu akses dan alamat website yang jelas. Termasuk alternatif yang harus ditempuh jika koneksi mengalami kegagalan.

3. Kegiatan Penutup

  • Guru mengarahkan peserta didik untuk membuat rangkuman/simpulan
  • Guru memeriksa hasil belajar peserta didik. dapat dengan memberikan tes tertulis atau tes lisan atau meminta peserta didik untuk mengulang kembali simpulan yang telah disusun atau dalam bentuk tanya jawab dengan mengambil kurang lebih 25% peserta didik sebagai sampelnya.
  • Memberikan arahan tindak lanjut pembelajaran, dapat berupa kegiatan di luar kelas, di rumah atau tugas sebagai bagian remidial/pengayaan.

b. Langkah-langkah pembelajaran dimungkinkan disusun dalam bentuk seluruh rangkaian kegiatan, sesuai dengan karakteristik model pembelajaran yang dipilih, menggunakan urutan sintaks sesuai dengan modelnya.  Oleh karena itu, kegiatan pendahuluan/pembuka, kegiatan inti, dan kegiatan penutup tidak harus ada dalam setiap pertemuan.

6. Memilih Sumber Belajar

Pemilihan  sumber belajar mengacu pada perumusan yang ada dalam silabus yang dikembangkan.  Sumber belajar mencakup sumber rujukan, lingkungan, media, narasumber, alat dan bahan. Sumber belajar dituliskan secara lebih operasional, dan bisa langsung dinyatakan bahan ajar apa yang digunakan. Misalnya,  sumber belajar dalam silabus dituliskan buku referensi, dalam RPP harus dicantumkan bahan ajar yang sebenarnya. Jika menggunakan buku, maka harus ditulis judul buku teks tersebut, pengarang, dan halaman yang diacu. Jika menggunakan bahan ajar berbasis ICT, maka harus ditulis nama file, folder penyimpanan, dan bagian atau link file yang digunakan, atau alamat website yang digunakan sebagai acuan pembelajaran.

7. Menentukan Penilaian

Penilaian dijabarkan atas teknik penilaian, bentuk instrumen, dan instrumen yang dipakai.

Contoh minimal Format Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah sebagai berikut :

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RPP

 

Sekolah                                   : SMP Negeri 17 Medan

Mata Pelajaran                        : Bahasa dan Sastra Indonesia

Kelas / Semester                      : VIII / 1

Standar Kompetensi               : Mendengarkan

1.  Memahami wacana lisan berbentuk laporan

Kompetensi Dasar                   :  1.2. Menanggapi isi laporan

Alokasi                                    : 2 x 40 menit. (1 x pertemuan)

 

  1. I.    Tujuan Pembelajaran            : 1. Siswa dapat menanggapi isi laporan

2. Siswa dapat mengimplementasikan

 

II.  Materi Pembelajaran            : Cara menanggapi laporan dan implementasinya

 

III. Metode Pembelajaran          : 1. Tanya jawab

2. Penugasan

 

IV.   Model Pembelajaran         : Problem Based introduction (PBI)

Langkah-langkah:

  1. Guru menjeaskan tujuan pembelajaran. Menjelaskan logistic yang dibutuhkan. Memotivasi siswa terlibat dalam pemecahan masalah yang dipilih.
  2. Guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut.
  3. Guru mendorong siswa untuk mengumpul masalah yang sesuai, eksperimen untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah, pengumpulan data, hipotesis, pemecahan masalah.
  4. Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap pembacaan mereka dan proses-proses yang mereka gunakan.

 

V. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan awal:

  1. guru dan siswa membuka pertemuan
  2. guru dan siswa mendengarkan pembacaan laporan perjalanan

Kegiatan Inti:

  1. siswa mencatat urutan waktu dalam laporan
  2. siswa menyampaikan hasil catatannya
  3. guru dan siswa mendengar dan menanggapi penyampaian siswa

Kegiatan akhir:

1. siswa dan guru mengadakan refleksi

2. guru memberi tugas-tugas

 

VI. Sumber Belajar                       :  Buku Bahasa dan Sastra Indonesia, Jilid 2 halaman 55

Alat: teks laporan perjalanan

 

 

VI. Penilaian

Indikator Teknik Bentuk Instrumen/Soal
Siswa mampu menanggapi laporan perjalanan teman dengan mengajukan pertanyaan atau pendapat

 

Siswa mampu memberikan masukan terhadap laporan perjalanan teman

observasi

 

 

 

 

 

 

Observasi

Lembar observasi

 

 

 

 

 

 

Lembar observasi

 

Catatlah hasil tanggapanmu tentang isi laporan perjalanan berdasarkan urutan waktu

 

 

 

 

Berilah tanggapan, kritik, ataupun saran atas laporan perjalanan yang dibacakan

 

Pedoman  Penilaian

No Deskriptor Skor
1 Menanggapi secara lengkap dan benar 5
  Menanggapi secara lengkap tetapi sebagian salah 3
  Menanggapi secara lengkap tetapi hanya sedikit yang benar 1
  Tidak member tanggapan 0
2 Menjawab lengkap dan benar 5
  Menjawab lengkap tetapi sebagian salah 3
  Menjawab lengkap tetapi hanya sedikit yang benar 1
  Menjawab tetapi semua salah 0
  Jumlah skor maksimal 10

 

 

Perhitungan nilai akhir dalam skala 0-100 adalah sebagai berikut:

 

 

Nilai akhir :                                Skor ideal 100% = …..

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Medan, ……………….. 2010

Mengetahui

Kepala Sekolah                                                                     Guru Mata Pelajaran

DRS. ZULKIFLI HRP HENNY

NIP.195103111976031001                                                    NIP.131 905 445

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

 

Proses pembelajaran dirancang dengan berfokus pada siswa untuk mendorong motivasi, minat, kreativitas, inspirasi, kemandirian dan semangat belajar dan budaya membaca, menulis dan berhitung. RPP disusun dengan memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan antara SK, KD, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, penilaian, alokasi waktu dan sumber belajar dalam satu keutuhan kegiatan.

RPP disusun dengan memperhatikan kemampuan prasyarat, kemampuan awal, keragaman tigkat intelektual, miinat, motivasi belajar, bakat, potensi, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, keragaman latar belakang budaya norms dan tata nilai serta lingkungan sekolah.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: