Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (disesuaikan dengan kebutuhan lapangan)

20 Des

 

 

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

(disesuaikan dengan kebutuhan lapangan)

Mata pelajaran             : Bahasa dan Sastra Indonesia

Kelas/semester            : XI/1

Pertemuan ke              :

Alokasi waktu             : 2×45 menit

Standar Kompetensi   : Mengungkapkan infomasi melalui penulisan resensi

Kompetensi Dasar       : Mengungkapkan prinsip-prinsip penulisan resensi

Indikator                     : Siswa mampu :

Mengungkapkan prinsip-prinsip penulisan resensi, seperti:

– Identitas buku.

– Kepengarangan.

– Keunggulan buku.

– Kelemahan buku.

– Ikhtisar (inti permasalahan) dengan bahasa yang komunikatif

dengan penggunaan EYD.

 

Tujuan Pembelajaran   : Siswa mampu mengungkapkan prinsip-prinsip penulisan resensi

 

Materi Ajar                  :  Resensi novel sastra atau novel popular dengan memperhatikan

unsur-unsur, seperti:

– Prinisip-prinsip penulisan resensi.

– Identitas buku.

– Kepengarangan.

– Keunggulan buku.

– Kelemahan buku.

Langkah-Langkah Meresensi Buku

Langkah-langkah meresensi buku sebagai berikut.

a. Penjajakan atau pengenalan terhadap buku yang diresensi.

– Mulai dari tema buku yang diresensi, disertai deskripsi isi buku.

– Siapa yang menerbitkan buku itu, kapan dan di mana diterbitkan, tebal (jumlah bab dan halaman), format, hingga harga.

– Siapa pengarangnya: nama, latar belakang pendidikan, reputasi dan prestasi, buku atau karya apa saja yang ditulis, hingga mengapa ia menulis buku itu.

– Buku itu termasuk golongan buku yang mana: ekonomi, teknik, politik, pendidikan, psikologi, sosiologi, filsafat, bahasa, atau sastra.

b. Membaca buku yang akan diresensi secara komprehensif, cermat, dan teliti. Peta permasalahan dalam buku itu perlu dipahami secara tepat dan akurat.

c. Menandai bagian-bagian buku yang diperhatikan secara khusus dan menentukan bagian-bagian yang dikutip untuk dijadikan data.

d. Membuat sinopsis atau intisari dari buku yang akan diresensi.

e. Menentukan sikap dan menilai hal-hal berikut.

Organisasi atau kerangka penulisan; bagaimana hubungan antara bagian yang satu dan bagian yang lain, bagaimana sistematikanya, dan bagaimana dinamikanya.

– Isi pernyataan; bagaimana bobot ide, analisis, penyajian data, dan kreativitas pemikirannya.

– Bahasa; bagaimana ejaan yang disempurnakan diterapkan, kalimat dan penggunaan kata, terutama untuk buku ilmiah.

– Aspek teknis; bagaimana tata letak, tata wajah, kerapian dan kebersihan, dan pencetakannya (banyak salah cetak atau tidak).

Sebelum menilai, alangkah baiknya jika terlebih dahulu dibuat semacam garis besar (outline) resensi itu. Outline ini sangat membantu kita ketika menulis. Mengoreksi dan merevisi hasil resensi dengan menggunakan dasar dan kriteria yang kita tentukan sebelumnya.

Identitas Buku

a. Judul Buku : Sisi Cinta Sissy
b. Jenis Buku : Fiksi
c. Pengarang : Lusi Wulan
d. Penerbit : Puspa Swara, Anggota IKAPI
e. Cetakan : I- Jakarta, 2006
f. Halaman Buku : 160 halaman
g. Panjang dan Tebal Buku : 20 cm ; 0,5 cm
h. Jenis Kertas : Quarto
i. Harga Buku : Rp 24.900,00

Biografi Pengarang

Lusi Wulan. Cewek 26 tahun, single, breakable (!), dan sedang mengalami a quarter life crisis. Berangan-angan menghabiskan malam dengan menulis dan menatap bintang di Bali Selatan (masih ada bintangkah di sana?). Tumbuh di Malang, lalu pindah ke Yogya. Karier menulisnya dimulai awal 2004 saat kepala nyut-nyut kalau tidak bisa menulis. Lumayan, juara 2 di sebuah lomba menulis fiksi langsung didapatnya. Kepercayaan dirinya terus naik hingga novel keduanya terpilih untuk diterbitkan. Saat ini, bekerja di perusahaan swasta dan getol mengumpulkan duit untuk rencana hidup terbesarnya…sedikit bersenang-senang dan membangun khayalan di atas kenyataan untuk terus bikin kepala nyut-nyutan.

 

Kelebihan Novel

• Cover (sampul) novel sangat menarik
• Kertas novel menggunakan kertas quarto
• Perwatakan tokoh mudah dimengerti
• Menceritakan kehidupan para remaja sekarang

Kelemahan Novel
• Isi cerita dari novel ini tidak sempurna (jalan cerita agak rumit ) karena pengarang tidak menyelesaikan akhir dari cerita sehingga para pembaca harus memikirkan akhir cerita novel ini sendiri.

• Terlalu banyak bahasa asing
• Harga novel terlalu mahal

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: